LM Taufan Alam
LM Taufan Alam

Kabarkendari.com – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, LM Taufan Alam memprotes sejumlah usulan program yang diajukan Satuan Kerja Pemerintah Daerah pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2016.

Program yang dianggap tidak masuk akal oleh Taufan antaralain peningkatan wawasan paskibraka Provinsi Sultra sebesar Rp 600 miliar lebih. Menurutnya, usulan anggaran dari Dinas Pemuda dan Olahraga ini tidak masuk akal karena pelaksanaan Paskibraka telah selesai.

BACA JUGA: Kadis PU Sultra: Masjid Al Alam Kendari Bisa Digunakan Tahun 2017

Menurut Taufan, harusnya Pemprov memiliki kepekaan. Sebab, Sultra telah mengalami Pemotongan Dana Alokasi Umum atau DAU kurang lebih Rp 205 miliar.

“Jangan di perubahan ini membuat program yang tidak masuk akal apalagi program yang menghabiskan DAU kita untuk kepentingan yang tidak jelas,” kata Taufan usai menggelar rapat gabungan komisi bersama SKPD di gedung DPRD Sultra, Selasa 4 Oktober 2016.

“Ngapain adakan Rp 600 juta. Agustus sudah selesai. Biar mi tahun berikutnya diadakan di APBD 2017,” paparnya.

Anggaran peningkatan sumber daya jemaah haji senilai Rp 500 juta juga dianggapnya diluar akal sehat. Alasannya, jemaah haji telah kembali ke tanah air. Jadi tidak perlu lagi dianggarkan.

BACA JUGA: Polisi Tahan Pemilik Ratusan Bom Botol asal Pulau Kabaena

Begitupula dengan usulan anggaran Satuan Polisi Pamong Praja. Menurutnya, usulan anggaran Rp 5 miliar tidak jelas tujuannya. Seperti halnya juga dengan anggaran perjalanan yang diusulkan Rumah Sakit Jiwa.

Taufan berjanji fraksinya akan mencoret anggaran program yang tidak jelas untuk dialihkan ke program produktif dan bisa meningkatkan PAD.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...