Banjir Konawe Utara
Kondisi banjir yang menggenang rumah-rumah warga Kelurahan Andowia Kecamatan Andowia Kabupaten Konawe Utara. Foto ini diabadikan oleh warga Konawe Utara melalui akun Facebook Fhycka Chuww. (ist)

Kabarkendari.com—Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Partai Demokrasi Indonesia Persatuan (PDIP) Sulawesi Tenggara, Sabtu 16 juli 2016, menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir di Konawe Utara.

“Kami sudah turunkan 10 personel dari Baguna PDIP Sultra untuk membantu korban bencana alam di sana. Kami memberikan sembako dan obat-obatan,” kata Ketua Baguna PDIP Sultra, La Ode Umar Bonte.

Umar berharap, bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban penderitaan masyarakat korban banjir.

Anggota DPRD Kota Kendari ini sedikit mengomentari tentang peristiwa banjir tersebut. Menurutnya, banjir yang terjadi di Konut tidak lepas dari hadirnya tambang di daerah tersebut.

Baca juga : Ruksamin: Banjir Bukan Karena Kerusakan Hutan

“Dulu sebelum ada tambang, Konawe Utara tidak seperti itu, meskipun hujan berhari-hari. Tapi karena sudah banyak tambang di sana maka jangan heran hujan sedikit langsung terjadi banjir,” katanya.

Seperti diketahui, tingginya curah hujan selama dua hari terakhir, menyebabkan banjir dan merendam sembilan desa dari tiga kecamatan di Kabupaten Konawe Utara, Sabtu 16 Juli 2016, dinihari.

Baca juga : Banjir Rendam Sembilan Desa di Konawe Utara

Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, sebanyak 12 desa di tiga kecamatan terendam banjir setinggi 1-2,5 meter. Sekira 735 rumah terendam banjir. Sebanyak 1.354 jiwa mengungsi ke rumah dinas Bupati Konawe Utara dan sebagian di sekolahan.

Daerah-daerah yang terendam banjir meliputi Kecamatan Andowia (Kelurahan Andowia, Desa Anggolo Hipo, Desa Puusuli, Desa Labungga, Desa Anggomate, Desa Laronanga, Desa Larobende, Desa Puuwonua, Desa Almolameh, Desa Lamundowo, Desa Banggarema, Desa Lahembua), Kecamatan Asera (Kelurahan Wanggudu, Desa Puuwanggudu, Desa Wanggudu Raya, Desa Tapuhuatu), dan Kecamatan Lasolo (Desa Otole,Kel.Tinobu).

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan, BPBD Konawe Utara bersama TNI, Polri dan SKPD masih di lapangan untuk melakukan evakuasi warga dan pendataan kerusakan.

Menurutnya, sebagian banjir sudah surut namun di bagian hulu sungai masih mendung dan berpotensi hujan. Sungai-sungai masih meluap seperti Sungai Anggomate, Lalindu, Lasolo, Lahembua dan sungai-sungai kecil lainnya sehingga dapat banjir kembali.

Penulis: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...