PT VDNI
Koordinator Lapangan Aksi Demo ke PT VDNI Memperlihatkan Isi Perjanjian yang Diingkari PT VDNI (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – PT Indonesia Osean Truck dinilai melakukan tindakan diskriminasi dan monopoli dalam kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Muara Sampara, pelabuhan khusus PT VDNI. PT Indonesia Osean Truck telah menunjuk perusahaan bongkat muat (PBM) yang berasal dari luar Kabupaten Konawe.

“PT VDNI dan PT Indonesia Osean Truck mengabaikan perusahaan-perusahaan lokal yang sudah memiliki legalitas dan kompetensi khusus dibidang bongkar muat pelabuhan. Ini tidak sesuai dengan perjanjian sebelumnya,” kata Harmin Sanip Ketua Pengurus Aosiasi PBM Konawe, usai menggelar unjukrasa di kantor PT Indonesia Osean Truck, Senin 25 Oktober 2016.

Harmin bersama seratusan warga Kecamatan Morosi menggelar unjukrasa karena kecewa dengan sikap PT VDNI dan anak perusahaannya, PT Indonesia Osean Truck. Tindakan perusahaan dinilai berpotensi memicu konflik horizontal.

BACA JUGA: Warga Tolak Aktivitas PT Tekonindo di Hutan Lindung Puungkaruwai

“Kami juga Mendesak agar PT Indonesia Osean Truck konsisten dan bersikap tegas untuk memperkerjakan PBM lokal dibawah nauangan Asosiasi Bongkar Muat Kabupaten Konawe,” katanya.

Sayangnya, dalam aksi yang digelar di Kantor PT Indonesia Ocean Truck di Kompleks Perumahan Citra Land Kendari ini, masyarakat hanya ditemui oleh perwakilan perusahaan. Dalam pertemuan ini tidak ada kata sepakat dari kedua belah pihak.

GM PT Indonesia Ocean Truck, Tony, mengatakan bahwa persoalan ini masih akan dibicarakan diinternal manajemen di Jakarta. Dirinya enggan berkomentar terkait mekanisme bongkar muat yang dipersoalkan saat ini.

“untuk PBM di Pelabuhan Jetty PT VDNI sudah dirapatkan diinternal PBM di Kecamatan Morosi,” katanya singkat.

Penulis : Kamarudin
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...