Korupsi Water Sport Kendari
Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurnalistik UHO menyuarakan indikasi korupsi proyek pekerjaan Water Sport Kota Kendari tahun anggaran 2015, beberapa waktu lalu. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com– Puluhan massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Universitas Halu Oleo Kendari menggelar aksi unjukrasa di halaman Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra, Kamis 11 Agustus. Mahasiswa menyuarakan indikasi korupsi proyek pekerjaan Water Sport Kota Kendari tahun anggaran 2015.

Mereka menuntut Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sultra, Zainal Koedoes, bertanggung jawab atas penyalahgunaan anggaran proyek senilai Rp 3,4 Milyar tersebut. Pasalnya, hingga kini pembangunannya tak kunjung tuntas. Padahal proyek tersebut mulai dikerjakan sejak awal 2015.

Dana pembangunan arena olahraga air seluas 1,4 hektare ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, APBN. Mahasiswa menuding telah terjadi konspirasi dan manipulasi penggunaan anggaran.

“Kami duga ada konspirasi dan manipulasi penggunaan anggaran. Sehingga diduga ada indikasi korupsi pada proyek water sport yang dikerjakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Sultra,” teriak Amsi, koordinator aksi tersebut.

Mahasiswa mendesak Kejati Sultra untuk memeriksa Kadis Pariwisata dan Ekonimi Kreatif Sultra, Zainal Koedoes. Zainal dinilai bertanggungjawab karena merupakan Kuasa Pengguna Anggaran.

Dalam aksi ini mahasiswa tidak bisa bertemu dengan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Zainal Koedoes. Staf di kantor tersebut menyebut sang kadis sedang berada di Pulau Bokori dalam rangka rapat persiapan HUT ke-71 RI.

Penulis: Kasman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...