Pengrusakan alat peraga kampanye derik suri
Alat peraga kampanye Derik-Suri diduga dirusak. (FB)

Kabarkendari.com – Alat peraga kampanye atau APK pasangan Mohammad Zayat Kaimoeddin-Suri Syahriah Mahmud yang terletak di Kelurahan Wuawua, Kota Kendari diduga sengaja dirusak orang tidak dikenal.

Tim pemenangan Derik-Suri, Rahmat Alam mengatakan, pengrusakan APK ini baru diketahui pada Selasa 15 November 2016. Menurutnya, ada dua APK yang rusak berada lokasi yang sama.

BACA JUGA: KPU Kendari Pasang Alat Peraga Kampanye Paslon di Sepuluh Kecamatan

“Yang kami temukan itu dirusak bagian Mekar Dalam. Kita temukan kemarin setelah dapat info,” ungkap Rahmat, Rabu 16 November 2016.

Anehnya, di lokasi tersebut, hanya baliho Derik-Suri yang nampak rusak. Sedangkan baliho milik pasangan Abdul Rasak-Haris Andi Surahman dan Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain kondisinya masih normal.

“Kita juga kaget dengar informasi pengrusakan baliho ini. Kita harap pelakunya segera diusut tuntas,” katanya.

Dua baliho ini, merupakan bahan kampanye yang dipasang bersama Komisi Pemilihan Umum Kota Kendari.

Saat ini, kubu Derik telah melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian. Namun, polisi mengarahkan masalah ini dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu atau Panwaslih terlebih dahulu.

“Kita sudah buat laporan di Panwas mengenai pengrusakan APK ini. Kita harap segera diproses dan dicari pelakunya,” tekannya.

Rahmat mengatakan, proses demokrasi di Kota Kendari tidak boleh dinodai dengan tindakan yang tidak terpuji. Menurutnya, ada saja pihak yang sentimen dengan pergerakan Derik-Suri yang menunjukan ketertarikan terhadap warga.

BACA JUGA: Sumbangan Dana Kampanye Dibatasi

Untuk itu, dia berharap, masyakarat untuk tetap tenang dan menentukan pilihan sesuai hati nuraninya. Berbeda pilihan, kata dia, wajar saja. Asal, tidak melakukan tindakan kriminal dengan merusak alat peraga calon lain.

“Kami selalu ingatkan kepada tim kami sendiri bahwa berpolitik yang santun dan merebut simpati rakyat. Jangan melakukan tindakan yang tidak terpuji. Pengrusakan baliho adalah tindakan tidak terpuji dan kesannya sakit hati,” tuturnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...