Antar Anak Sekolah
Empat orang tua murid kelas 1 SD 02 Kota Bangun melihat anak-anaknya mengikuti proses belajar mengajar di hari pertama masuk sekolah, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, Kamis (14/7). Sejumlah PNS lingkup pemerintah Kota Kendari tetap masuk pada jam kantor seperti hari biasanya meskipun harus mengantar anak ke sekolah terlebih dahulu.

Kabarkendari.com – Sejumlah PNS lingkup pemerintah Kota Kendari tetap masuk pada jam kantor seperti hari biasanya meskipun harus mengantar anak ke sekolah terlebih dahulu.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) lingkup pemerintah Kota Kendari, Trikora Irianto, mengatakan, berdasarkan pantauannya di beberapa SKPD, kehadiran PNS di hari pertama sekolah tetap normal seperti biasanya.

“Anak sekolah kan masuk jam 7 pagi. Orang tua yang kerja di kantoran bisa masuk normal setelah antar anaknya di sekolah,” kata Trikora Irianto, kepada kabarkendari.com, Senin (18/07/2016).

Karena itu, kata Trikora, tidak ada PNS pemerintah Kota Kendari yang datang terlambat karena mengantar anaknya di sekolah.

Menurut Trikora, para PNS mengantar anaknya ke sekolah pada hari pertama sekolah dianjurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

“Sesuai imbauan bapak menteri, seperti itu, orang tua diminta untuk mengantar anaknya ke sekolah. Meskipun diberikan kebijaksanaan kepada PNS untuk telat ngantor tapi di Kota Kendari tidak ada saya temukan PNS datang terlambat,” katanya.

Hanya saja, lanjut Trikora, para pegawai sempat tinggalkan kantor untuk pergi menjemput anaknya di sekolah, khususnya pegawai yang anaknya baru masuk PAUD, TK, dan SD.

Kata Trikora, mereka diberikan kebijkasanaan untuk menjemput anaknya di sekolah asalkan kembali lagi di kantor untuk menjalankan tugas sebagaimana mestinya.

Pantauan kabarkendari.com di sejumlah sekolah di Kendari, banyak orang tua beseragam dinas mengantar anaknya ke sekolah.

Selain karena ada imbauan dari menteri, para orang tua terpaksa mengantar anaknya karena belum bisa betadaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

Penulis: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...