DPRD Kendari
Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar Saat Berbicara di Hadapan Para Konstituennya. (KABARKENDARI/Pandi)

Kabarkendari.com – Puluhan rumah warga di Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara belum sepenuhnya menikmati terangnya lampu listrik. Mereka tersebar pada beberapa titik di Kelurahan Mangga Dua, Kampung Salo dan Purirano.

Menanggapi masalah tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Azhar, mengaku siap mengalirkan listrik gratis untuk 31 rumah warga menggunakan uang pribadi. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggungjawab terhadap konstituen.

ā€¯Bulan ini Insya Allah saya bisa selesaikan 25 rumah di Kelurahan Mangga Dua, 3 rumah di Kampung Salo dan 3 rumah di Purirano,” ujarnya, Rabu 12 Oktober 2016.

Azhar mengaku, hingga kini dirinya belum memiliki data ril masyarakat kurang mampu di Kecamatan Kendari dan Kendari Barat yang belum menikmati aliran listrik. Namun dirinya yakin masih ada beberapa rumah yang belum mendapatkan pasokan listrik.

“Jika masyarakat tidak mampu dibebankan pada penyambungan 1.300 Volt Amper (VA), kasian pembayaran bulanannya. Mereka harus mendapat listrik gratis dengan daya 450 VA dan 900 VA,” katanya.

BACA JUGA: 58 Ribu Peserta BPJS Kesehatan Kendari Belum Bayar Iuran, Ini Sanksinya

Selain masalah listrik, anggota dewan dapil Kendari dan Kendari Barat ini juga mendengarkan keluhan warga mengenai tunggakan pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Mengenai tunggakan BPJS Kesehatan, kata Azhar, bukan hanya terjadi di dapilnya, namun pada seluruh wilayah Kota Kendari. Saat penunggak iuran BPJS di Kota Kendari berjumlah 5.000 orang dengan total nilai Rp 1,4 miliar.

“Saya yakin hutang tunggakan BPJS tersebut bisa masuk dalam APBD 2017. Kota Kendari punya kemampuan. Jangankan Rp 1,4 miliar, Rp 5 miliar pun mampu, kalau pemerintah punya keseriusan untuk membenahi atau mempersiapkan program yang bisa menyentuh kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Kasman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
loading...