bps sultra
Kepala BPS Sultra, Atqo Mardiyanto. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat, pada bulan Agustus 2016, inflasi Kota Kendari sebesar 0,01 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 121,66.

Kepala BPS Sultra, Atqo Mardiyanto mengungkapkan, inflasi yang terjadi di Kota Kendari dipengaruhi beberapa faktor, yakni, naiknya indeks harga pada kelompok kesehatan 1,40 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,96 persen.

Penyebab lainnya, sambung dia, naiknya sandang 0,94 persen, pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,48 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,28 persen serta transpor, komunikasi dan jasa keuangan 0,14 persen.

“Sementara kelompok yang tercatat negatif yaitu bahan makanan 1,46 persen,” ujar Atqo saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 21 September 2016.

Atqo menambahkan, inflasi Agustus sedikit lebih rendah bila dibandingkan dengan inflasi Kota Kendari pada Juli 2016 yang mencapai 0,77 persen dengan IHK 121,65.

Masih kata Atqo, secara nasional, dari 82 kota yang menghitung inflasi pada Agustus, ada 33 kota tercatat inflasi dan 49 kota tercatat deflasi. Inflasi tertinggi tercatat di Manokwari dan Sorong Provinsi Papua masing-masing 1,27.

“Sementara deflasi terbesar tercatat di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur 0,87 persen dan deflasi terendah di Cilegon, Provinsi Jawa Barat sebesar 0,01 persen,” bebernya.

Penulis : La Ode Kasman
EditorĀ  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...