pilrek uho 2016
Ketua Panitia Pilrek UHO Kendari, Profesor Hilaluddin Hanafi. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Masa jabatan Rektor UHO Kendari Prof Usman Rianse tersisa 40 hari lagi, tepatnya tanggal 23 November 2016.  Namun hingga kini, Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) belum juga mengeluarkan jadwal pemilihan rektor (Pilrek).

Padahal, dalam pada pasal 7 Permenristekdikti dinyatakan bahwa pemilihan rektor/ketua/direktur dilakukan paling lambat dua bulan sebelum berakhirnya masa jabatan rektor/ketua/direktur yang sedang menjabat.

BACA JUGA: Usman Rianse: Jabatan Saya Sebagai Rektor UHO Bisa Saja Diperpanjang

Sehubungan dengan ini, Ketua Panitia Pilrek UHO Kendari, Profesor Hilaluddin Hanafi telah mempertanyakan hasil verifikasi Kemenristekdikti mengenai persoalan selama ini di Jakarta, tapi hasilnya tetap saja sia-sia.

“Masih seperti biasa, belum ada jadwal yang dikeluarkan Kemenristekdikti. Memang kita harus sedikit bersabar karena sudah telanjur ditunda,” ujar Prof Hilal melalui selulernya, Jumat 14 Oktober 2016.

Dia menambahkan, selaku panitia ia menginginkan masalah yang dilaporkan selama ini cepat selesai diverifikasi Kemenristekdikti sehingga pilrek juga secepatnya terlaksana. Kendati demikian, lagi-lagi Prof Hilal, menuturkan panitia akan tetap menunggu keputusan yang nantinya akan dikeluarlan pihak Kemenristekdikti.

“Apapun keputusan Kemenristekdikti, baik penjaringan ulang maupun dilanjutkan, kami selaku panitia tetap akan melaksanakan sesuai yang diperintahkan,” tandasnya.

Prof Hilal mengaku, dalam waktu dekat ini akan ada kabar baik karena dimungkinkan pilrek akan dilaksanakan sesuai pelaksanaan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas).

“Kan Peksiminas penutupan tanggal 16 Oktober 2016. Jadi kemungkinan akan dilaksanan setelah itu, kita tunggu saja jadwal pastinya,” tuntasnya sambil menutup telepon karena sudah tiba giliran  boarding pas terbang ke Lombok, Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA: Pilrek UHO Kendari, Diulang atau Dilanjutkan?

Sebelumnya, Rektor UHO Kendari, Profesor Usman Rianse mengatakan, jabatannya bisa saja diperpanjang jika hingga pada akhir masa jabatannya belum melahirkan rektor terpilih. Jabatan Prof Usman sebagai rektor akan barakhir pada 23 November 2016.

Pernyataan didasarkan atas Peraturan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2015 yang tertuang dalam pasal 12 menyatakan, apabila masa jabatan Rektor/Ketua/Direktur berakhir dan Rektor/Ketua/Direktur belum dilantik, menteri menetapkan perpanjangan masa jabatan Rektor/Ketua/Direktur paling lama satu tahun.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...