Korupsi Water Sport Kendari
Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurnalistik UHO menyuarakan indikasi korupsi proyek pekerjaan Water Sport Kota Kendari tahun anggaran 2015, beberapa waktu lalu. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Upaya penuntasan pengusutan kasus water sport yang melekat di Dinas Pariwisata, Provinsi Sulawesi Tenggara, terus dilakukan oleh penyidik Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri Kendari, Sultra.

Terbaru, penyidik mengagendakan pemeriksaan saksi ahli kontruksi dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Kendari, dengan harapan penyidik bisa mendapatkan materi spesifikasi bahan dan material yang digunakan dalam pembangunan proyek itu.

Kepala Seksi Pidana Khusus atau Kasis Pidsus Kejari Kendari, Tajudin SH, mengatakan, pemeriksaan saksi ahli rencananya akan dilakukan pekan depan. Pemeriksaan saksi ahli itu juga berdasarkan petunjuk gelar perkara yang dilakukan pada pekan lalu.

“Pekan depan paling lama hari Senin 22 Agustus 2016 mau periksa saksi ahli dari Dinas PU Kota Kendari bagian ahli kontruksi untuk melihat spesifikasi bahan dan material yang digunakan pembangunan water sport,” jelas mantan Humas Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara ini.

Walau sudah dilakukan gelar pekara, namun kasus ini, lanjut Tajudin, masih tahap penyelidikan. Belum dinaikkan ke tahap penyidikan karena masih akan melakukan saksi ahli. Dalam kasus ini, kejaksaan sudah memeriksa lima saksi, baik eksternal maupun internal Dinas Pariwisata Sultra. “Masih tahap lidik belum tahap penyidikan,” bebernya.

Tajudin menyebut, saksi-saksi yang sudah diperiksa yakni kontraktor proyek dari PT Angkasa Jaya, pejabat pembuat komitmen atau PPK, pejabat pembuat surat perintah membayar atau PPSPM sementara internal Dinas Pariwisata diantaranya Kabid Standar Akuntasi dan Bendahara.

Penulis: Egi
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...