tes urine polda sultra
Sebanyak 200 personel Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Senin 15 Agustus 2016, menjalani tes urine secara mendadak. (KABARKENDARI/EGI)

Kabarkendari.com – Sebanyak 200 anggota Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, mulai dari perwira menengah hingga bintara, Senin 15 Agustus 2016 pagi tadi menjalani tes urine secara mendadak. Kegiatan itu dilaksanakan setelah apel pagi pukul 07.30 Wita di lapangan upacara Mapolda Sulawesi Tenggara.

Menurut Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Tenggara, Ajun Komisaris Besar Polisi Agoeng Koerniawan, pemeriksaan urine tersebut merupakan perintah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang diteruskan kepada Kapolda Sulawesi Tenggara Brigadir Jenderal Polisi Agung Sabar Santoso, sebagai salah satu upaya memberangus penggunaan narkoba di institusi kepolisian.

“Sifatnya dadakan karena ini perintah tiba-tiba juga. Makanya kita periksa usai apel pagi. Ini murni tidak ada pemberitahuan sebelumnya,” katanya.

Menurutnya, jika ada anggota Polda Sulawesi Tenggara yang terbukti dan positif menggunakan narkoba maka ia bersama jajarannya tidak segan-segan memberikan sanksi disiplin dan kode etik.

“Karena kalau kita temukan maka kita siap memberikan sanksi baik itu disiplin maupun pemecatan,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan ini, 200 personel yang menjalani tes urine tidak ada yang terbukti menggunakan narkoba. Urine yang dijadikan sampel menunjukkan hasil negatif.

“Semua urine yang kita tes menunjukan negatif. Tidak ada yang menggunakan narkoba atau sejenisnya,” jelas Dokter Forensik Bidang Dokes Polda Sulawesi Tenggara Kompol Mauludin, kepada Kabarkendari.com.

Penulis: Egi
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...