Ilustrasi Rupiah
Ilustrasi. (INT)

Kabarkendari.com – Bank Indonesia akan menerbitkan uang rupiah dengan desain baru. Melalui Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 telah ditetapkan gambar pahlawan nasional untuk mengisi gambar utama pada bagian depan uang tersebut.

Humas BI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara, Dedi mengatakan, BI akan mengeluarkan tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam. Menurut Dedi, hal itu sudah disampaikan langsung Direktur Departemen Komunikasi BI, Arbonas Hutabarat pada Rabu 14 September 2016.

Mengutip pernyataan Arbonas Hutabarat, Dedi menuturkan, 11 pecahan uang rupiah tersebut adalah gambar pahlawan nasional Dr HC Ir Soekarno dan Dr HC Drs Mohammad Hatta sebagai gambar utama pada bagian depan rupiah kertas NKRI dengan pecahan Rp 100 ribu.

Gambar pahlawan nasional Ir H Djuanda Kartawidjaja sebagai gambar uang kertas pecahan Rp 50 ribu, gambar pahlawan nasional Dr GSSJ Ratulangi sebagai gambar pada pecahan Rp 20 ribu.

Gambar pahlawan nasional Frans Kaisiepo terlukis pada pecahan Rp 10 ribu, gambar pahlawan nasional Dr KH Idham Chalid ada pada pecahan Rp 5.000.

Kemudian, kata Dedi, gambar pahlawan nasional Mohammad Hoesni Thamrin pecahan Rp 2.000, gambar pahlawan nasional Tjut Meutia Rp1.000, gambar pahlawan nasional Mr I Gusti Ketut Pudja ada pada uang logam pecahan Rp 1.000.

Gambar Pahlawan Nasional Letnan Jenderal TNI Purn Tahi Bonar Simatupang pada logam pecahan Rp 500, gambar Pahlawan Nasional Dr Tjiptomangunkusumo sebagai gambar rupiah logam pecahan Rp 200.

Gambar pahlawan nasional Prof Dr Ir Herman Johanes sebagai gambar pada rupiah logam pecahan Rp 100.

Dedi menuturkan, penggunaan  gambar pahlawan nasional tersebut bertujuan untuk lebih mengenalkan pahlawan nasional kepada masyarakat, menumbuhkembangkan semangat kepahlawanan, kepatriotan, kejuangan, serta sikap keteladanan bagi setiap orang.

“Selain itu, dapat mendorong semangat  melahirkan karya terbaik bagi kemajuan dan kejayaan bangsa dan negara,” tuturnya.

Dengan telah dikeluarkannya Keputusan presiden tersebut, BI akan segera mempersiapkan penyusunan desain dan penerbitan yang waktu pelaksanaannya akan dilakukan dan diumumkan pada tahun 2016.

“Untuk mempermudah identifikasi ciri keaslian uang rupiah oleh masyarakat serta mempersulit upaya pemalsuan uang, BI akan melakukan penguatan unsur pengaman pada uang rupiah yang akan diterbitkan nanti,” kutip Dedi, Kamis 15 September 2016.

Masih kata Dedi, apabila uang rupiah kertas dan logam tersebut telah dikeluarkan dan diedarkan pada waktunya, uang rupiah kertas dan logam yang masih beredar saat ini masih tetap berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI, sepanjang belum dicabut dan ditarik dari peredaran.

Penetapan gambar pahlawan nasional tersebut, tambah dia, dilakukan berdasarkan koordinasi BI dengan pemerintah, yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Sekretaris Kabinet, Kementerian Hukum dan HAM, termasuk dalam pengurusan persetujuan penggunaan gambar pahlawan nasional oleh ahli waris.

Penulis : La Ode Kasman
Editor  : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
loading...