KPU Kendari
Abdul Wahid Daming (KABARKENDARI/Temon)

Kendari- Sebanyak 100 calon panitia pemilihan kecamatan (PPK) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Kendari 2017 tengah menjalani tes wawancara untuk masuk 50 besar.
Ketua Divisi Umum, Keuangan dan Logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kendari Abdul Wahid Daming mengatakan, tes wawancara 100 calon PPK ini dilaksanakan bertahap. Sejak Kamis (14/7/2016), KPU telah mewawancarai 20 calon PPK dari dua kecamatan.

“Kita sudah wawancara calon PPK dari Kadia dan Wuawua kemarin. Kita habiskan waktu 15 jam untuk dua kecamatan itu. Hari ini, (15/7/2016), kami kembali lakukan wawancara untuk calon PPK Mandonga dan Puuwatu yang berjumlah 20 orang juga,” terang Abdul Wahid Daming di Hotel D’Blitz, Jumat (15/7/2016).

Wahid menambahkan, masih ada enam kecamatan lagi yang akan menjalani seleksi wawancara. Yakni, Poasia, Kambu, Baruga, Abeli, Kendari dan Kendari Barat. KPU menargetkan, proses seleksi wawancara enam kecamatan tersisa akan tuntas pada 18 Juli 2016.

“Kita akan umumkan pada 19 Juli dan dilantik pada 20 Juli 2016,” katanya.

Seleksi wawancara ini, merupakan tahapan akhir dari seluruh proses rekruitmen badan addhock tingkat kecamatan. Sebelumnya, KPU telah menggelar seleksi tes tertulis dan sekitar 100-an orang dinyatakan gugur.

“Sekarang, yang ikut tes wawancara hanya 100 orang dari 10 kecamatan. Hasil tes wawancara ini, masing-masing kecamatan akan dikerucutkan menjadi lima besar. Sedangkan limanya, akan menjadi calon pengganti antarwaktu (PAW),” ungkapnya.

Wahid mengaku, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan KPU untuk meloloskan calon dalam lima besar. Yakni, berdasarkan hasil wawancara menyangkut integritasnya, pemahaman kepemiluannya, kapasitas dan pengetahuan fungsi, tugas dan kewajibannya.

Dalam kesempatan ini juga, KPU akan meminta klarifikasi terhadap seluruh calon PPK atas pandangan masyarakat. Sejauh ini, sebut Wahid, belum ada calon anggota PPK yang diduga berasal dari partai politik (parpol).

“Kita di komisioner dibagi lima untuk bertanya. Ada yang fokus pada integritas, kapasitas, pemahaman kepemiluan, termasuk tugas dan kewajibannya.Setelah itu, masing-masing komisioner memberikan penilaian. Setelah itu, seluruh nilai akan kita gabungkan dan diranking untuk menentukan lima besar,” tutupnya.

Penulis : Temon

Facebook Comments
loading...