plt rektor uho
Prof Supriadi Rustad disambut mantan rektor UHO, Prof Usman Rianse di ruang kerja rektor. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo Kendari, Profesor Supriadi Rustad, tiba di UHO dengan wajah sumringah. Pasalnya, ia tidak menyangka dan tidak pernah bermimpi untuk menduduki jabatan tersebut.

Prof Supriadi tiba di UHO sekitar pukul 12.35 Wita. Dalam perjalanan dari Bandara, ia tidak dikawal dan tidak dijemput satu pun civitas akademika UHO. Dia menumpang mobil Toyota Innova hitam dengan nomor polisi DD 1067 QJ.

Kesan kesederhanaan Prof Supriadi terlihat manakala hanya berpakaian apa adanya. Ia mengenakan baju kemeja kota-kotak yang didominasi warna ungu, celana kain hitam, dan sepatu coklat, dengan tangan kiri memegang sebuah tas hitam.

Dosen pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini melarang pihak UHO melakukan penjemputan. Bukan hanya itu, Prof Supriadi juga melarang ada pemasangan spanduk atau baliho untuk menyambut kedatangannya.

Setibanya di halaman Rektorat UHO Kendari, Prof Supriadi dijemput beberapa pejabat, dan langsung diarahkan menuju ruang kerja rektor yang berada di lantai empat.

Di depan pintu ruangan kerja rektor, telah menunggu mantan Rektor UHO Kendari Prof Usman Rianse, Wakil Rektor II Prof Hilaluddin Hanafi dan beberapa pejabat lainnya.

Sekitar 30 menit beristirahat, Prof Supriadi langsung menggelar pertemuan dengan unsur pimpinan UHO Kendari yang dirangkaikan dengan penandatangan berita acara serah terima serta memorandum akhir jabatan Rektor UHO Periode 2008-2016.

“Saya agak surprise dengan tugas ini, mimpi pun juga tidak,” ujar Prof Supriadi di depan civitas akademika UHO yang memenuhi ruangn rapat senat.

Prof Supriadi menyampaikan permintaan maafnya, sebab sejak ditunjuk 23 November, baru bisa bergabung di UHO. Ia harus mengatur waktu dan menyelesaikan tugas penting lainnya.

“Saya berharap bahagia ini cepat berlarut. Mohon kerjasamanya, nawaitu saya untuk membantu UHO lebih baik ke depan. Kalau ada perilaku saya yang kurang baik tolong tegur saya. Mohon saya dibantu agar saya bisa bantu UHO,” pintanya Supriadi.

Ditemui di sela-sela menunggu kedatangan Plt rektor, WR II UHO Kendari, Prof Hilaluddin Hanafi, mengaku civitas akademika sangat senang mendengar kabar akan datanganya Plt rektor. Hanya saja, Prof Rustad enggan disambut secara berlebihan.

“Tidak ada yang menjemput di bandara, beliau akan datang sendiri. Memang tidak ada ucapan selamat datang berbentuk baliho, karena beliau melarang itu. Jadi kita hanya memasang itu,” terang Prof Hilal sambil menunjuk ucapan selamat datang pada monitor berukukuran 22 inch.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka