Pilkada Buton 2017
Ketua KPU Sultra,HIdayatullah Memberikan Keterangan Terkait Pilkada Buton di Hadapan Para Jurnalis. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Sulawesi Tenggara memastikan, Pemilihan Kepala Daerah Buton 2017 hanya diikuti satu pasangan calon.

Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengatakan, KPU Kabupaten Buton telah menetapkan pasangan Umar Samiun-La Bakri sebagai pasangan calon tunggal di Pilkada Buton pada 26 November 2016.

“Sudah ditetapkan kembali yang sebelumnya sempat tertunda akibat putusan sengketa di Panwas,” ungkap Hidayatullah, Selasa 29 November 2016.

Hidayatullah menambahkan, pasangan Umar-Bakri tidak bermasalah dalam hal pencalonannya. Seluruh syarat telah dipenuhi. Sehingga, KPU mau tidak mau harus menetapkan pasangan tersebut.

“Pembatalannya karena hasil keputusan sengketa di Panwaslu. Makanya, pasangan ini harus dipulihkan kembali karena dia memiliki hak konstitusional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pilkada Buton sempat ditunda menyusul adanya amar putusan sengketa di Panwaslu yang menerima gugatan yang diajukan pasangan Hamin-Farid Bachmid. Panwaslu dalam putusannya meminta kepada KPU untuk membatalkan keputusannya menetapkan Umar-Bakri sebagai Paslon tunggal.

Sembari itu, KPU membuka kembali pendaftaran bagi Paslon Hamin-Farid selama tiga hari. Namun, saat pendaftaran ulang, ternyata pasangan Hamin-Farid tidak memenuhi syarat yang diminta KPU. Terpaksa, KPU kembali menolak pencalonan pasangan yang diusung PDIP, PPP, Gerindra dan PKPI ini.

Karena pencalonan pasangan ini dinyatakan tidak memenuhi syarat, maka KPU berkewajiban kembali menetapkan pasangan Umar-Bakri yang sebelumnya telah dibatalkan.

“Sekarang, tahapan sudah mulai berjalan normal kembali. Di sana, hanya satu pasangan calon tunggal,” katanya.

Dengan adanya penetapan KPU ini, maka Umar-Bakri dibolehkan untuk melaksanakan kampanye. Begitu pula KPU diminta untuk secepatnya mencetak alat peraga kampanye.

“Alat peraga yang sempat ditunda, maka dilanjutkan lagi pencetakannya. Kemarin, yang berjalan hanya tahapan pemutakhiran data pemilih,” jelasnya.

Mantan anggota KPU Kota Kendari ini mengaku, mendapatkan informasi bahwa pasangan Hamin-Farid kembali mengajukan gugatan di tingkatan Tata Usaha Negara.

“Katanya, ada gugatan sampai di PTUN. Kalau ada lagi keputusan pengadilan, maka kita akan lihat lagi,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka