pdip sultra
Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua bersama calon yang diusung di Pilkada serentak 2017. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Selama proses menghadapi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sudah memecat setidaknya tiga Ketua Dewan Pimpinan Cabang kabupaten/kota.

Ketua DPD PDI-P Sultra Hugua mengaku, tiga Ketua DPC yang dipecat sepanjang pelaksanaan Pilkada 2017 adalah Ketua DPC Bombana, Kolaka Utara, dan Wakatobi.

Di Bombana, PDI-P memecat Burhani dengan menggantikannya Hasra. Sedangkan di Kolaka Utara, PDI-P mencopot Haeruddin dan digantikan oleh Musakkir Sarira. “Kita pecat karena melawan keputusan Partai,” tegas Hugua, Rabu malam 30 November 2016.

Hugua menambahkan, selain memecat dua DPC itu, DPP ikut memecat Ketua DPC PDI-P Wakatobi Ali Tembo. Sama halnya dengan dua daerah sebelumnya, Ali Tembo tidak tunduk pada keputusan Partai dan lebih mendukung pasangan calon lain.

“Itu sudah keputusan DPP dan final. Penggantinya, lagi diproses dan dirapatkan di internal DPC. Dalam rapat itu mereka memilih ketua dan ini hanya penyempurnaan tidak perlu konfercabsus,” jelasnya.

Hugua mengingatkan kepada seluruh kader untuk tidak mbalelo di Pilkada terlebih melawan keputusan partai. “Jangan coba lawan partai karena sanksinya pemecatan,” ujarnya.

Di Pilkada tujuh daerah 2017, Hugua meminta kepada seluruh kader untuk bahu membahu memenangkan calon yang diusung partai.

“Kita harus tanamkan gotong royong dan solid ke dalam. Kunci kemenangan Pilkada itu, gotong royong dan solid. Makanga, saya ingatkan kader jangan coba mbalelo dan melakukan gerakan-gerakan yang melawan keputusan Partai,” tegasnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka