Pasangan Walikota Kendari ADP Sulkarnain Kendari
Kampanye Calon Walikota Kendari ADP. (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Pengamat politik Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Najib Husain menilai, calon muda yang maju di Pemilihan Wali Kota Kendari 2017, Adriatma Dwi Putra (ADP) belum memaksimalkan personal branding.

Menurut Najib, personal branding merupakan modal yang harusnya dipoles untuk menarik simpati kaum muda. Bila dimaksimalkan dengan baik, maka calon dengan mudah memenangkan pertarungan.

“Kaum muda terpilih karena personal branding. Ini salah satu kekuatan pada figur. Namun, hal ini belum dimaksimalkan oleh calon yang muda di Kendari,” ungkap Najib, Kamis malam 1 Desember 2016.

Najib mengambil contoh di Pilkada DKI Jakarta. Calon Gubernur DKI Agus Harimurti Yudhoyono mampu memanfaatkan personal branding dengan kapasitasnya. Buktinya, masyarakat bisa tertarik kepada putra Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini.

“Kalau seorang calon tidak manfaatkan kekuatan dirinya, maka sama saja dengan calon yang tua. Harusnya, lebih kreatif, inovatif dan punya daya dukung kuat dari publik,” jelasnya.

Calon tidak hanya cenderung dilihat karena persoalan umurnya tetapi figurnya juga. Bila figuritas dipadukan dengan personal branding yang muda, maka bisa saja ketertarikan masyarakat lebih tinggi dari pada calon yang tua.

“Kelebihan calon muda persoalan branding. Tapi, kekuatan personal branding belum maksimal. Harapan saya, calon muda di sini bisa lebih kreatif,” katanya.

Selain di Kota Kendari, calon muda ada juga di Muna Barat. Namun, kata Najib, sama seperti di Kendari yang tidak bisa maksimalkan personal brandingnya.

“Polesannya, dia muda dan energik. Wajah juga bisa mendukung sebagai kekuatan dia. Visioner adalah bukan hanya dijual wajah tapi pengetahuan yang luas. Bila tidak manfaatkan personal branding, tidak ada artinya calon muda. Sama saja dengan calon tua,” bebernya.

“Padahal, status muda itu sangat jarang dimiliki calon lain. Sayang kalau tidak dimanfaatkan,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka