Pedagang Pasar Panjang
Ketua Kerukunan Pedagang Pasar Baru Wuawua Kota Kendari, Subhan (paling kanan) bersama pedagang Pasar Panjang. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Pedagang Pasar Panjang Bonggoeya, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara tetap tidak gentar dan berkukuh tidak akan pindah ke Pasar Sentral Wuawua pada Rabu 30 November 2016, meski Pemerintah Kota Kendari akan melibatkan jasa aparat dalam proses pemindahan.

“Kami sangat tidak siap untuk dipindahkan besok, ini perlu dikaji ulang sehingga tidak ada pemaksaan dan kami pun juga sudah menyampaikan kepada Wali Kota Kendari. Pemindahan besok bukan solusi,” tegas Ketua Kerukunan Pedagang Pasar Baru Wuawua Kota Kendari, Subhan saat ditemui di Pasar Panjang, Selasa 29 November 2016.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari ini mengungkapkan, beberapa alasan yang membuat para pedagang belum siap, di antaranya, pedagang sedang membenahi kios yang nantinya akan di tempati, kemudian kesiapan lampu-lampu pedagang harus dituntaskan terlebih dahulu.

Selain itu, tambah Subhan, pedagang baru menerima penyampaian pemindahan dari pemerintah pekan lalu. Sehingga, dalam rentan waktu tujuh hari tersebut sangat tidak mungkin dipindahkan karena tidak cukup waktu melakukan pembenahan kios.

“Pedagang masih berbenah karena pedagang membutuhkan aksesoris gantungan-gantungan yang harus dibeli di Jakarta, sehingga butuh waktu 15 sampai 20 hari. Setelah tiba harus butuh tukang lagi untuk pemasangan,” terangnya.

“Teman-teman di DPRD Kota Kendari dan pedagang sangat berharap, pemindahan dilakukan pada Februari 2017 setelah Pilwali. Insya Allah akan terjadi pemindahan damai, dalam artian pedagang sendiri yang akan membongkar kiosnya dan akan bersama-sama serentak pindah ke Pasar Sentral Wuawua,” sambung Subhan.

Dengan demikian, kata politikus PKS ini, tidak ada lagi hal-hal yang terburu-buru dan tidak menimbulkan kepanikan pedagang. Subhan meminta, agar pemerintah memikirkan pedagang yang sedang membenahi kiosnya, sehingga mereka bisa menjual dengan nyaman di tempat baru.

“Kami sangat berharap kepada pemerintah selaku yang punya hak eksekusi supaya rentan waktu yang diminta pedagang itu dituruti agar tidak terkesan ada pemaksaan dan pembongkaran, namun dengan kesadaran sendiri pedagang,” harap Subhan.

Sementara, Kepala Pasar Panjang Bonggoeya Kendari, Zainuddin, mengatakan hal senada dengan Subhan.

“Pedagang tidak siap dipindahkan besok, karena masih ada yang akan dibikin pada tempatnya berjualan. Seperti rak, karena tidak mungkin suatu hari ini bisa tuntas,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Kasman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka