pdip sultra
Ketua DPD PDIP Sultra, Hugua bersama calon yang diusung di Pilkada serentak 2017. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Gagal meloloskan calonnya di Pilkada Buton 2017, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Sulawesi Tenggara tidak mau menyerah begitu saja.

Ketua DPD PDI-P Sultra Hugua menginstruksikan kader dan simpatisannya untuk melawan calon petahana dengan cara memilih kotak kosong saat pemungutan suara.

“Kita sudah bulat akan menangkan kotak kosong,” tegas Hugua, Rabu 30 November 2016.

“Saya imbau kepada seluruh kader untuk solidkan internal partai. Baik partai pengusung akan menangkan kotak kosong agar pada 2018 nanti memilih pemimpin demokratis,” jelasnya.

Hugua mengimbau agar masyarakat Buton untuk memilih kotak kosong. Sebab, model pemilihan nanti seperti referendum, memilih pasangan Umar Samiun-La Bakri atau kotak kosong.

“Saya yakin, semua masyarakat akan mendukung kotak kosong, terutama pendukung La Rengke (nama lain Hamin). Mayoritas masyarakat Buton pendukung Hamin-Farid,” bebernya.

Mantan Bupati Wakatobi ini sesumbar bahwa seandainya Hamin-Farid mendapatkan pintu, sudah bisa menang. Hal itu berdasarkan tren survei selama sosialisasi.

“Saya yakin sebenarnya satu kali menang. Tapi kita tidak dapat pintu,” ujarnya.

Hugua mengaku tidak kecewa dengan keputusan KPU yang menolak pencalonan kandidat yang diusungnya.

“Tidak kecewa, kecuali curang KPU. Ini mekanisme hukum. Ini karena masalah ketidakcukupan kursi,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka