Ilustrasi Pemerkosaan Dibawah Umur
Ilustrasi. (KABARKENDARI/Muh. hajar Syiddiq)

Kabarkendari.com – Tak terperikan nasib Bunga (nama samaran). Gadis belia ini menjadi korban nafsu bejat lelaki yang selama ini ia jadikan panutan, ayahnya.

Berkali-kali digagahi secara paksa, gadis berdomisili di Kecamatan Abeli, Kota Kendari ini hamil. Aksi bejat sang ayah ini baru diketahui pada Kamis, 1 Desember 2016.

Bunga yang tak kuasa lagi menanggung beban derita batin akhirnya memilih curhat kepada pamannya.

Sedih dan marah atas apa yang dialami ponakannya, sang paman membawa kasus ini ke polisi. Saat itu juga keduanya beranjak ke Polsek Abeli. Kepada Kabarkendari.com sang paman juga berbagi cerita.

Pelaku yang tak lain adalah ayah korban telah berpisah dengan istrinya (Ibu Bunga) sejak beberapa bulan lalu. Bunga memang memilih tinggal dengan ayahnya.

Ayah Bunga memang dikenal hobi mabuk dan judi. Suatu hari, pelaku kembali ke rumah dalam kondisi mabuk berat. Dan peristiwa naas itu pun terjadi.

“Dalam keadaan mabuk pelaku ini pulang dan memperkosa keponakan saya ini. Tidak tahu kenapa saat itu belum dilaporkan mungkin diancam sama bapaknya ini,” kata sang paman dengan nada kesal.

Bukannya insaf, pelaku justru ketagihan dan terus mengulang perbuatannya setiap kali mabuk. Hingga akhirnya Bunga Hamil.

“Waktunya selalu malam. Nah setelah kejadian kedua kalinya korban ini melapor ke saya kalau dia dihamili bapaknya. Saya juga kaget, makanya saya beritahukan kepada mamanya untuk melapor ke polisi saja,” jelasnya.

Kasus ini kini tengah diseriusi Unit PPA Polres Kendari. Polisi akan melakukan pemeriksaan BAP dan Visum di RS Bhayangkara Kendari. Pelaku bakal dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka