Korupsi Sultra
ILUSTRASI(INT)

Kabarkendari.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari terus menyelidiki dugaan korupsi yang terjadi di tubuh lembaga Komisi Penyiaran dan Informasi Daerah (KPID) Sultra.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kendari Indra Efendi mengatakan, sejauh ini mereka telah memeriksa sebanyak lima saksi terkait dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif di KPID Sultra sejak 2014-2015.

“Kita baru periksa lima orang. Kita berencana akan memeriksa lagi bendahara,” ungkapnya, Rabu 30 November 2016.

Indra menyebut, lima orang yang telah diperiksa itu adalah satu komisioner berinisial LA, tiga pegawai dan Kasubag Baru berinisial QL.

“Bendahara dan empat komisioner lain belum diperiksa. Kita sudah agendakan untuk memeriksa Senin depan,” katanya.

Selain bendahara dan komisioner, penyidik memungkinkan untuk memanggil mantan Sekretaris KPID Sultra pada 2014-2015.

Kasus ini bergulir sejak Agustus lalu. Dugaan korupsi dilaporkan oleh salah satu lembaga swadaya masyarakat atau LSM.

Dari berbagai keterangan yang didapatkan baik pelapor maupun yang telah diperiksa, Kejari menduga ada kerugian negara yang terjadi.

Kasus ini, menyangkut perjalanan dinas fiktif yang dilakukan oleh komisioner dan beberapa pegawai. Tidak hanya perjalanan dinas, ikut ditemukan dugaan korupsi dalam pengadaan makan dan minum pegawai.

“Kita juga sementara menangani kasus dugaan perjalanan fiktif untuk 2016. Namun, sementara proses untuk 2014-2015,” tuturnya.

Penulis : La Ode Pandi Sartiman
Editor : Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka