WNA Tiongkok Ilegal
Enam orang warga Negara Tiongkok diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari, Senin 28 November 2016. (KABARKENDARI/Suwarjono)

Kabarkendari.com – Enam orang warga Negara Tiongkok diamankan oleh petugas Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari, diduga melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan ijin tinggal yang dimilikinya. Warga Negara Asing atau WNA itu diamankan di Desa Marombo, Kecamatan Langgikima, Konawe Utara ketika melakukan kegiatan survei lokasi pertambangan.

Ke enam WNA asal Tiongkok sampai Senin 28 November 2016, masih menjalani pemeriksaan di ruang Penyidik Kantor Imigrasi Kelas 1 Kendari. “Kami mengamankan WNA sebanyak enam orang itu sejak Selasa 22 November 2016,” kata Ruspian, Ketua Tim Tindak Imigrasi Kendari.

Semula, petugas Kantor Imigrasi Kendari tidak mengetahui keberadaan mereka dikarenakan tiba dari Bandara Haluoleo Kendari, langsung menuju ke Kecamatan Langgikima. Warga yang melihat langsung menginformasikan ke pihak Imigrasi Kendari karena ke enam WNA itu terlihat asing melakukan survai lokasi pertambangan.

Setelah petugas Imigrasi Kendari mendatangi enam orang WNA asal Tiongkok itu, rupanya mereka melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan ijin tinggal yang dimilikinya. “Tetapi mereka memegang paspor dari negaranya,” ungkap Ruspian didepan WNA Tiongkok yang diamankan.

Dari pemeriksaan awal kata Ruspian, ijin tinggalnya ilegal dan tidak layak digunakan. Semuanya visa yang dipegang oleh enam WNA tersebut adalah visa kunjungan tetapi kenyataanya mereka datang bekerja di Kecamatan Langgikima dan sesuai undang-undang, hal itu tidak bisa meski dokumennya lengkap. Usai pemeriksaan, rencananya WNA asal Tiongkok itu akan di deportasi di negara asalnya.

Ke enam WNA masing-masing bernama Cheng Yulin, Zhou Lifen, Liu Yunpin, Huang Qinshui, Shen Xinbao dan Li Xinglie.

Penulis: Kamaruddin
Editor : Suwarjono

Facebook Comments
arminareka