Pilwali Kendari
Wakil Ketua DPRD Sultra, Nursalam Lada. (KABARKENDARI/KASMAN)

Kabarkendari.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara, Nursalam Lada, menyarankan agar anggaran Pemilihan Gubernur 2018 mendatang tetap rasional.

Merujuk pada Pilgub Sultra lima tahun lalu, DPRD Sultra mengalokasikan Rp 130 miliar. Sehingga diharapkan anggaran Pilgub 2018 tidak jauh dari angka tersebut.

KPU Sultra sendiri telah mengusulkan anggaran Pilgub Sultra pada APBD 2017 senilai 117 Miliar. Namun Nursalam mengaku belum melihat usulan tersebut.

Nusalam sepakat dengan rencana Pemprov Sultra agar anggaran KPU dialokasikan selama dua kali anggaran. Di 2017 sebesar Rp 117 miliar, sisanya dibahas 2018. Bahkan bila harus dianggarkan tiga kali, menurutnya itu akan lebih baik.

“Kita akan membandingkan dengan anggaran Pilgub lima tahun lalu sekitar Rp 130 miliar lebih. Kita juga akan melihat provinsi terdekat yang melaksanakan Pilgub. Seperti Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah,” kata Nursalam Lada, Rabu 30 November 2016.

“Kita minta informasi angka rasional untuk Pilgub itu berapa. Bisa jadi itu akan menjadi rujukan kita untuk mengalokasikan anggaran,” tambahnya.

Pertimbangan Nursalam didasarkan atas kondisi keuangan Pemprov Sultra yang kini terbebani oleh adanya pengalihan kewenangan terhadap gaji guru SMA dan pegawai kehutanan.

“APBD kita cukup berat. Pegawai SMA dan Kehutanan akan menggerus DAU kita. Infrastruktur pegawai SMA dan Kehutanan berpindah, tapi anggaran tidak berpindah ke Provinsi,” paparnya.

Karena beban tambahan itu, sebut dia, beberapa item pembangunan skala prioritas terpaksa dipending. Pada Tahun 2017, APBD Sultra diprediksi mencapai Rp 2,8 triliun.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka