Munsir Salam
Munsir Salam. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu telah memutuskan adanya dugaan pelanggaran kode etik Panitia Pengawas Pemilihan Umum Muna Barat.

Dari pelanggaran itu, anggota DKPP Ida Budiati membacakan putusan DKPP berisi pemberian sanksi teguran kepada tiga Panwaslih Muna Barat yakni, Ketua Panwaslih Muna Barat, Aminuddin, dan dua orang anggotanya yaitu Arifin dan Wa Ode Murniati.

“Baru saja dibacakan putusannya. Mereka diberikan sanksi teguran,” ungkap anggota Tim Pemeriksa Daerah DKPP Sultra, Munsir Salam, Kamis 1 Desember 2016.

Atas putusan DKPP ini, maka Bawaslu Sultra akan menindaklanjuti dengan cara memberikan surat teguran.

Menurut Munsir, Panwaslih Muna Barat diduga kongkalingkong dengan meloloskan satu anggota Panwascam yang tidak memenuhi syarat.

“Ada satu anggota Panwascam yang lolos belum berusia 25 tahun. Tapi ternyata diloloskan. Namun, sebelum dilaporkan ke DKPP, mereka sudah mengganti panwascam itu,” bebernya.

Kasus dugaan pelanggaran kode etik Panwaslih Muna Barat dilaporkan oleh masyarakat bernama Wahyudin Ado.

“Ada juga calon panwascam yang tidak lolos pada pengumuman berkas, malah diloloskan pada tes tertulis. Ini semua menjadi dasar aduan saya ke DKPP,” bebernya usai sidang di gedung Bawaslu Sultra, Selasa 11 Oktober 2016 lalu.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka