KPU Sultra Pilkada Buton
Hidayatullah, Ketua KPU Sulawesi Tenggara. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Sulawesi Tenggara menyepakati anggaran Rp 117 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sultra 2018, akan dialokasikan melalui APBD Sultra 2017.

Ketua KPU Sultra Hidayatullah mengatakan, pihaknya telah membahas anggaran Pilgub Sultra 2018 selama dua hari. Kesepakatan dengan TAPD, anggaran Pilgub Sultra dialokasikan sebanyak dua kali anggaran.

“Akan dianggarkan pada APBD 2017 dan APBD 2018. Untuk 2017, kita menyepakati bersama dengan TAPD sebanyak Rp 117 miliar. Untuk 2018, nanti akan dibahas lagi. Kira-kira anggaranya sekitar Rp 200 miliar,” ungkap Hidayatullah, Selasa 29 November 2016.

Hidayatullah menjelaskan, dengan penganggaran dua kali ini, maka Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Pilgub Sultra akan dilakukan dua kali.

Menurut Hidayatullah, sebelumnya mereka mengusulkan Rp 200 miliar untuk anggaran Pilgub Sultra pada APBD 2017. Namun, setelah dipertimbangkan berbagai hal, maka diturunkan menjadi Rp 117 miliar.

“Karena Pilgub Sultra ini bersamaan dengan Pilkada tiga kabupaten atau kota lainnya. Yakni, Baubau, Konawe dan Kolaka. Jadi, ada dana sharing dengan tiga daerah itu,” ungkapnya.

Bentuk sharing anggarannya, beber Hidayatullah, KPU tiga kabupaten ini bisa membiayai honorarium badan ad hock, kegiatan sosialisasi, dan perjalanan dinas.

“Tawaran semula Rp 200 miliar di 2017. Namun, berkurang karena pertimbangan itu. Ini bentuk evaluasi kita ternyata kita sepakati mana yang akan ditanggung KPU tiga kabupaten ini,” jelasnya.

Sedangkan untuk anggaran Rp 117 miliar yang dialokasikan pada 2017 ini, rencananya akan membiayai tahapan perencanaan program dan anggaran, tahapan pemutakhiran data pemilih, pendaftaran pemantau, sengketa masalah hukum, sosialisasi serta media center, dan publikasi media massa.

“Semua telah masuk tahapan awal kita. Itu semua sudah disepakati TAPD yang diwakili kepala Bappeda, BPKAD, dan BPKP. Nanti, kesepakatan ini akan disampaikan ke gubernur,” sebutnya.

Secara keseluruhan, sebut Dayat, total anggaran yang diajukan KPU Sultra kepada Pemprov untuk pelaksanaan Pilgub Sultra 2018 sebesar Rp 460 miliar. Rencananya, dana itu dialokasikan dalam dua tahun anggaran. Namun, karena adanya Pilkada tiga daerah lainnya, maka anggaran Pilgub Sultra kemungkinan berkurang. Kisarannya mencapai Rp 320 miliar.

“Untuk Rp 200 miliar sisanya, akan dibahas dalam APBD 2018 nanti,” tuturnya.

Berdasarkan tahapan, Pilgub Sultra akan dimulai pada Agustus 2017. Sebab, Pilgub Sultra diperkirakan sekitar Juni 2018.

“Kalau ditarik 12 bulan ke belakang dikurangi dua bulan persiapan, maka Pilgub mulai Agustus 2017,” pungkasnya.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor: Jumaddin Arif Tobarani

Facebook Comments
arminareka