risal pasolong
Risal Pasolong. (IST)

Kabarkendari.com – Lima anggota Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tenggara terancam sanksi penjara lantaran mengabaikan putusan Mahkamah Agung tentang pengangkatan kembali dua mantan anggota KPU Kabupaten Konawe.

Anggota KPU Konawe, Hermansyah Pagala dan Asran Lasahari, dipecat melalui sidang DKPP pertengahan tahun 2015.

“Karena ada masalah pada saat pemilihan legislatif tahun lalu, kami dilaporkan di DKPP, putusannya pada saat ini kami dipecat. Namun kami merasa tidak ada masalah dan kami gugat putusan itu di PTUN Kendari hingga Mahkamah Agung, kami menang dan putusan itu dianggap tidak sah,” kata Hermansyah Pagala, melalui kuasa hukumnya, Risal Pasolong SH, Rabu 30 Nopember 2016 sore.

Risal menyesalkan pergantian antar waktu yang dilakukan KPU Sultra saat kliennya tengah menjalani proses hukum.

PAW ini juga kata Risal kemudian dimasukan dalam materi gugatannya di Mahkamah Agung dan diterima dengan putusan PAW tersebut tidak sah karena putusan DKPP tidak sah.

Sayangnya, memasuki tahun 2016 lalu, KPU Sultra bersikukuh tidak mau menjalankan putusan MA.

“Kemudian KPU Sultra kami gugat di Pengadilan Negeri Kendari. Kami mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum, pada Tanggal 24 Oktober 2016. Alhamdulilah PN Kendari mengabulkan gugatan kami,” jelasnya.

Selain menyatakan KPU Sultra terbukti melawan hukum, kata Risal, majelis hakim juga menjatuhkan hukuman kepada KPU Sultra berupa mengganti kerugian kepada kliennya selaku penggugat sebesar Rp. 202 juta.

“Majelis hakim berpendapat sangkalan tersebut tidak dibenarkan secara hukum mengingat surat keputusan pemberhentian tetap telah dibatalkan melalui putusan PTUN yang telah berkekuatan hukum tetap sehingga terhadap dalil sangkalan tergugat haruslah dikesampingkan,” jelasnya.

Dalam hal ini, katanya, KPU Sultra melakukan perbuatan sewenang-wenang. Atas dasar itu, dirinya akan melaporkan seluruh anggota KPU Sultra di Polda Sultra agar dilakukan penyelidikan terkait indikasi korupsi terhadap pemberian gaji kepada anggota KPU Konawe yang diangkat oleh KPU Sultra.

Penulis: Kamarudin
Editor: Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka