UN Dihapus
Sudarmanto Saeka. (KABARKENDARI/PANDI)

Kabarkendari.com – Salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara, Sudarmanto Saeka, mendukung langkah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menghapus Ujian Nasional (UN).

Menurut Sudarmanto, standar kelulusan siswa selama ini disamaratakan antara Jakarta dengan daerah. Sementara, fasilitas dan segala kebutuhan pendidikan lainnya jauh berbeda.

“Kemampuan pendidikan kita di Sultra dengan di Jakarta sana pasti berbeda. Karena, kita masih minim infrastruktur pendidikan dan hal penunjang lainnya,” kata Sudarmanto, Rabu 30 November 2016.

“Saya setuju dihapus UN ini, tapi harus dibuatkan regulasinya. Misalnya, standar penilaian nanti berbeda dengan daerah lain,” jelasnya.

Politikus Partai Nasional Demokrat ini menyarankan, jika UN dihapus, maka standar kelulusan itu dikembalikan ke penilaian guru di sekolah masing-masing.

Dia menyebut, untuk menilai seorang siswa tidak hanya dilihat pada aspek pengetahuannya. Tetapi, sikap dan prilakunya menjadi hal utama untuk dinilai. Sebab, untuk mengukur kemampuan pengetahuannya, tidak bisa sama dengan daerah yang lebih maju.

“Misalnya, penilaian agama itu cukup dengan melihat siswa pintar mengaji. Kalau matematika, dia bisa berhitung. Sebab, tidak bisa disamaratakan antara di Jakarta dan di sini,” ujarnya.

Seperti diberitakan di berbagai media nasional, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan berencana akan menghapus UN. Saat ini, penghapusan UN ini menunggu keputusan dari Presiden Joko Widodo.

Penulis: La Ode Pandi Sartiman
Editor : Zainal A. Ishaq

Facebook Comments
arminareka